RITUAL PIMINAKI LA KALASE PADA MASYARAKAT BATUATAS

Authors

  • HASARUDDIN

Keywords:

Ritual, Sangia, Sandi, Kaledupa

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini : 1) bagaimana latar belakang munculnya ritual La Kalase pada masyarakat Batuatas; 2) bagaimana tata cara pelaksanaa ritual La Kalase pada masyarakat Batuatas; 3) bagaimana kedudukan dan fungsi ritual La Kalase pada masyarakat Batuatas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui : 1) latar belakang munculnya ritual La Kalase pada masyarakat Batuatas ; 2) tata cara pelaksanaan ritual La Kalase pada masyarakat Batuatas ; 3) kedudukan dan fungsi ritual La Kalase pada masyarakat Batuatas

Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Subyek penelitian adalah 3 orang parabola. Instrument penlitian menggunakan observasi, wawancara, cacatan lapangan, dan dokumentasi.

Hasil penelitian menunjukan : (1) latar belakang munculnya ritual La Kalase berawal pada kejadian pada zaman dulu yakni La Dase dan Wa Sula yang melakukan perbuatas asusila, sehingga mereka dihukum dan dimasukan ke dalam bubu, sebelum mereka dimasukan mereka berwasiat, kemudian mereka dijatuhkan di air laut, tempat tersebut di namakan ujung kantaho. (2) prose pelaksanaan ritual La Kalase dilakukan beberapa tahap : a. tahap persiapan, melakukan diskusih tentang perlengkapan ritual. b tahap pelaksana (3) kedudukan dan fungsi ritual La Kalase. 1. Kedudukan ritual Piminaki La Kalase terdiri dari. a. Mantra merupakan perkataan atau ucapan batata/do’a. 2. Fungsi ritual Piminaki La Kalase terdiri dari. a. meredahkan air laut, dan b. sugesti merupakan pengaruh yang dapat menggerakan hati orang

Downloads

Download data is not yet available.

References

Darori 2002: Upacara Tradisional Syaparan Daerah Wonoelo. Yogyakarta: Departemen P & K Proyek Penelitian Pengkajian Dan Pembinaan Nilai- nilai Budaya.

Damsar, 2009 Pengantar Sosiologi Ekonomi, Jakarta, Kencana Pranada Medis Grup.

Herusatoto Budiyono 2001. Tradisi Upacara Labuhan Di Gunung Merapi Pada Masa Sri Sultan Hamengkubuwono IX, Skripsi Fakultas Adap, 2001.

Koentjaranigrat 1990. Pengkajian dan Penulisan Upacara Tradisional Di Kabupaten Cilacap Semarang, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan.

Mubaroq, Mikdad, Musa. 2009. Fikih lingkungan sesajen kali dan kearifan lokal. (studi kasus di warangan, muneng, pakis,magelang). Skripsi jurusan syari”ah STAIN Salatiga Muljana, Slamet. 2006. Tafsir Sejarah Nagarakertagama. Yogyakarta: Lkis

Mulyana, Deddy 2007. Ilmu komunikasi suatu pengantar. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Moleong, Lexy J, 1995. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Notoadmodjo. 2003. Dinamika Masyarakat dan Kebudayaan Kontemporer. Cet:

Yogyakarta: TICI Publications.

Prasetya. 1998. Ilmu Budaya Dasar, Jakarta: Rineka Cipta.

Poerwanto 2009. Kebudayaan Dan Lingkungan Dalam Persfektif Antropologi,

Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Situmorang, 2004: Upacara Tradisional Jawa Menggali Untaian Kearifan Lokal,

Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2005.

Santoso. 2007. Arsitektur Tradisional Daerah. Jakarta: Direktorat Tradisi, Direktorat Jenderal Nilai Budaya, Seni, Kementerian Kebudayaan Dan Pariwisata.

Soekanto, 1982 “Sosiologi Suatu pengantar”, Jakarta, Rajawali Widagho, 1991. Ilmu Budaya Dasar, Jakarta, Bumi Aksara, Dkk.

Downloads

Published

2023-09-30