Jurnal Pendidikan Sejarah https://www.ejournal.lppmunidayan.ac.id/index.php/sejarah <p>Jurnal Pendidikan Sejarah FKIP Unidayan mengkaji berbagai hal diantaranya kajian tentang kebudayaan, sejarah, dan penelitian tindakan kelas.</p> Jurnal Pendidikan Sejarah en-US Jurnal Pendidikan Sejarah 2443-3624 BOTI : PELAYARAN PADA MASYARAKAT DESA TIRA KECAMATAN SAMPOLAWA KABUPATEN BUTON SELATAN https://www.ejournal.lppmunidayan.ac.id/index.php/sejarah/article/view/417 <p>Masyarakat desa Tira adalah masyarakat yang berada di pesisir pantai dan kelompok masyarakatnya sangat dinamis. Struktur geografis yang bertebing membuat masyarakatnya gemar untuk berlayar dengan menggunakan media perahu yang oleh masyarakat setempat disebut Boti. Perahu tersebut digunakan sebagai meduia transportasi yang akan menghubungkan daerah-daerah yang dekan maupun yang jauh. Dalam penelitian ini menggunakan metode yang tediri dari empat tahapan yang terdiri atas : Heuristik yaitu kegiatan menghimpun jejak-jejak sejarah masa lampau. Heuristik merupakan tahap awal dari historiografi diawali dengan kegiatan penjajakan, perincian serta pengumpulan sumber yang berkaitan dengan maslah yang teliti. Tahap kedua, kritik yang meyelidiki apakah jejak sejati baik bentuk maupun. Tahap ketiga, interpretasi, yaitu setelah melakukan kritik sumber dihadapkan informasi atau data-data mengenai subyek penulis sejarah yang berhubungan dengan obyek yang teliti. Data-data tersebut adalah fakta-fakta sejarah yang dapat dibuktikan kebenarannya, tahap keempat histografi yaitu mengajukan sintesa yang diperoleh dalam kisah-kisah sejarah. Hasil peneltian menunjukan bahwa. Boti sebagai salah satu media trasnportasi laut bagi masyarakatnTira sangat penting digunakan karena kapal boti sangat efisien dan sangat murah dalam penggunaannya. Kapal atau perahu ini dengan mengandalkan layar untuk menjelajahi perairan laut sehingga anggaran yang digunakan untuk pelayaran sangat kecil. Peranan boti pada masyarakat Tira sangat penting dalam menghubungkan antara daerah-daerah di kawasan Buton secara umum. Di samping itu, perahu Boti juga menghubungkan antara tempat asal (Tira) dengan kelompok masyarakat lainnya di kawasan di luar Buton. Dengan demikian masyarakat Tira dapat berhubungan dengan daerah-daerah lainnya di kawasan Nusantara. Masyarakat Tira yang berada pada pesisir pantai daerah Buton bagian selatan masyarakat sangat dinamis. Jalur transportasi darat yang sulit dilalui untuk daerah Buton maka salah satu alat trasnportasi yang digunakan adalah jalur laut. Di saping itu menghubungkan dengan daerah Buton maka daerah-daerah tujuan lainnya adalah banggai, Dobo, Ternate, Tiroro, dan beberapa daerah Papua. Dalam proaes perjalanan tersebut mereka membawa barang dagangan yang dipasarkan dibeberapa daerah yang disinggahinya.</p> HASARUDDIN Copyright (c) 2021 Jurnal Pendidikan Sejarah http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/ 2021-09-21 2021-09-21 1 14 PENGARUH PEMBELAJARAN ONLINE DENGAN MEDIA WHATSAPP TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS VIII PADA MATA PELAJARAN SEJARAH DI SMP NEGERI 1 SIOMPU BARAT https://www.ejournal.lppmunidayan.ac.id/index.php/sejarah/article/view/416 <p>Masalah dalam penelitian ini adalah pengaruh pembelajaran online dengan media<br>whatsapp terhadap prestasi belajar siswa kelas VIII pada mata pelajaran sejarah di SMP<br>Negeri 1 Siompu Barat. bertujuan : 1) untuk mengetahui apakah ada pengaruh<br>pembelajaran online dengan media whatsapp terhadap prestasi belajar siswa kelas VIII<br>pada mata pelajaran sejarah di SMP Negeri 1 Siompu Barat.<br>Pengumpulan data dalam penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode<br>penelitian kuanlitatif yang memiliki tiga tahap kerja yaitu: (a) observasi, (b) dokumen,<br>dan (c) Quesioner. Waktu dan Tempat Penelitian ini dilakukan Tahun ajaran 2020/2021<br>di SMP Negeri 1 Siompu Barat. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh jumlah<br>siswa kelas VIII 1 berjumlah 27, kelas VIII 2 berjumlah 27 dan kelas VIII 2 berjumlah<br>27 maka total populasi Berjumlah 81 orang siswa . Sampel penelitian ini dengan<br>menggunakan teknik total sampling ( sampel total ) dimana populasi sekaligus dengan<br>jumlah 81 orang siswa. Instrumen observasi dan angket .<br>Hasil penelitian dianalisis secara kuantitatif dengan umus product moment.<br>Berdasarkan hasil yang diperoleh, nilai koofisien korelasi (r) sebesar 0,85 sedangkan<br>nilai determinasinya (</p> <p>) sebesar 0,7225 Ujivaliditas 0,992 dapat di simpulkan bahwa<br>ada pengaruh pembelajaran online dengan media whatsapp terhadap prestasi belajar<br>siswa kelas VIII pada mata pelajaran sejarah di SMP Negeri 1 Siompu Barat. Uji t (thitung ) 1,434, maka dapat di simpulkan bahwa ada pengaruh pembelajaran online<br>dengan media whatsapp terhadap prestasi belajar siswa kelas VIII pada mata pelajaran<br>sejarah di SMP Negeri 1 Siompu Barat. Untuk uji reliabilitas instrument variabel X di<br>dapatkan hasil r = 0,899. Hal ini menunjukan bahwa tingkat reliabilitas instrument<br>termasuk sanga tinggi. Mean/Nilai rata-rata yaitu 60,77, median 41 yaitu 73 dan<br>modusn 76 serta r table dengan memperhatikan besarnya  = 0,85 yang bekisar antara<br>0.800 – 1.000 berarti ada korelasi antara variabel X dan variabel Y dan itu termasuk<br>korelatif positif yang sangat tinggi</p> MASKUN BAITU Copyright (c) 2021 Jurnal Pendidikan Sejarah http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/ 2021-09-21 2021-09-21 15 29 PENUMPASAN PEMBERONTAKAN DI/TII DI PULAU KABAENA https://www.ejournal.lppmunidayan.ac.id/index.php/sejarah/article/view/418 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Latar belakang masuknya<br>DI/TII di Kabaena dan Dampak yang ditimbulkan akibat Gerakan DI/TII di<br>Kabaena. Sumber yang digunakan terdiri dari sumber primer berupa<br>arsip/dokumen, dan sumber sekunder berupa artikel, buku, majalah, jurnal,<br>yang diperoleh dari laporan-laporan hasil penelitian<br>Beberapa temuan pokok penelitian ini, adalah; Pertama adalah kondisi<br>wilayah pulau Kabaena yang dikelilingi oleh laut, ini akan menyelamatkan<br>pasukan DI/TII dari pasukan brimob yang akan melakukan penumpasan di setiap<br>wilayah Sulawesi Tenggara. Di samping itu, Kabaena yang wilayahnya<br>dominan gunung dan hutan, ini akan dijadikan sebagai tempat yang sangat<br>strategis untuk persembunyian gerilyawan pasukan DI/TII. Selain letak<br>geografis, faktor penunjang lainnya karena banyaknya migrasi suku Bugis di<br>pulau Kabaena, ini akan mempermudah pasukan DI/TII dalam berinteraksi<br>dengan masyarakat sehingga akan mempermudah untuk melakukan perekrutan<br>pasukan. Gerakan DI/TII pertama kali masuk di Kabaena melalui di Kolaka<br>Utara. Setelah itu mulai meluas hingga di Boepinang, kemudian masuk di<br>Poleang ini dikarenakan adanya penumpasan yang dilakukan oleh pasukan<br>brimob, selain itu banyaknya migrasi suku Bugis di daerah tersebut<br>menjadikan gerakan DI/TII menyebar dengan cepat hingga Kasipute dan<br>meluas di Kabaena. KeduaDampak dari gerakan DI/TII di Kabaena adalah<br>mengungsinya masyarakat akibat menghindari perekrutan pasukan DI/TII.<br>Akibatnya pasukan DI/TII mulai melakukan penyimpangan seperti perampokan,<br>pembakaran, penculikan. Selain itu, dampak lainnya adalah mengungsinya<br>masyarakat secara besar-besaran dari tempat-tempat yang tidak aman yang<br>menjadi basis gerilyawan ke daerah yang lebih aman, seperti mengungsi di<br>hutan atau ke Baubau atau ke daerah yang dikuasai oleh brimob.</p> HAERUDDIN WA ODE ASRI YANTI Copyright (c) 2021 Jurnal Pendidikan Sejarah http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/ 2021-09-21 2021-09-21 30 46 PENGARUH KOMPENTENSI GURU IPS DALAM PEMBELAJARAN TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 9 BAUBAU https://www.ejournal.lppmunidayan.ac.id/index.php/sejarah/article/view/419 <p>Masalah dalam penelitian ini adalah pengaruh kompentensi guru dalam<br>pembelajaran IPS terhadap prestasi belajar siswa kelas VIII pada mata pelajaran IPS di<br>SMP Negeri 9 Baubau. Tujuan dalam penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui<br>apakah ada pengaruh pengaruh kompentensi guru dalam pembelajaran IPS terhadap<br>prestasi belajar siswa kelas VIII pada mata pelajaran IPS di SMP Negeri 9 Baubau<br>Pengumpulan data dalam penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode<br>penelitian kuanlitatif yang memiliki tiga tahap kerja yaitu: (a) observasi, (b) dokumen,<br>dan (c) Quesioner. Waktu dan Tempat Penelitian ini dilakukan Tahun ajaran 2020/2021<br>di SMP Negeri 9 Baubau. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh jumlah siswa<br>kelas VIII 1 berjumlah 54 dan kelas VIII 2 berjumlah 59 maka total populasi<br>Berjumlah 113 orang siswa . Sampel penelitian ini dengan menggunakan teknik random<br>sampling ( sampel acak ) dimana kelas VIII 1 ditarik sampel berjumlah 28 dan kelas<br>VIII 2 ditarik sampel berjumlah 29, jadi sampel sebesar 50% maka jumlah sampel yang<br>di teliti berjumlah 57 orang siswa. Instrumen observasi dan angket .<br>Hasil penelitian dianalisis secara kuantitatif dengan umus product moment.<br>Berdasarkan hasil yang diperoleh, nilai koofisien korelasi (r) sebesar 0,75 sedangkan<br>nilai determinasinya (</p> <p>) sebesar 0,5625. Ujivaliditas 0,998 dapat di simpulkan bahwa<br>ada pengaruh kompentensi guru dalam pembelajaran IPS terhadap prestasi belajar siswa<br>kelas VIII pada mata pelajaran IPS di SMP Negeri 9 Baubau. Uji t (t-hitung ) 8,409,<br>maka dapat di simpulkan bahwa ada pengaruh kompentensi guru dalam pembelajaran<br>IPS terhadap prestasi belajar siswa kelas VIII pada mata pelajaran IPS di SMP Negeri 9<br>Baubau. Untuk uji reliabilitas instrument variabel X di dapatkan hasil r = 0,900. Hal ini<br>menunjukan bahwa tingkat reliabilitas instrument termasuk sanga ttinggi. Nilai rata-rata<br>yaitu 75,10 serta r table dengan memperhatikan besarnya  = 0,75 yang bekisar antara<br>0.600 – 0.799 berarti ada korelasi antara variabel X dan variabel Y dan itu termasuk<br>korelatif positif yang tinggi</p> AMALUDDIN Copyright (c) 2021 Jurnal Pendidikan Sejarah http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/ 2021-09-21 2021-09-21 47 61