Studi Eksperimental Kuat Tekan Beton Mutu Tinggi Menggunakan Zat Additif Sika Fume (Gradasi Lolos ½”, Tertahan 3/8” dan Tertahan no 4)

Authors

  • Irzal Agus Universitas Dayanu Iksanuddin
  • La Ode Fahmi Aristo Universitas Dayanu Iksanuddin

DOI:

https://doi.org/10.55340/jmi.v7i1.601

Keywords:

Beton Mutu Tinggi, Sika Fume, Kuat Tekan

Abstract

Pada penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perilaku mekanis dan pengaruh penambahan zat additive Sika Fume sebagai bahan tambah pada campuran beton serta untuk mengetahui berapa kuat tekan beton pada umur 3,7, dan 28 hari. Penambahan Sika Fume dalam penelitian dilakukan dengan 4 (empat) variasi, yaitu 2,5%, 5%, 7,5%, 10% Sika Fume. Adukan beton ditetapkan dengan FAS 0,37. Pengujian dilakukan pada umur perawatan 3 hari, 7 hari, dan 28 hari, dengan dimensi benda uji silinder 150 mm x 300 mm, setiap variasi dibuat dengan 3 (Tiga) benda uji dimana jumlah keseluruhan sebanyak 36 benda uji. Hasil  pengujian dengan penambahan sika fume sebesar 2,5%, 5%, 7,5%, dan 10% terhadap semen dapat meningkatkan kuat tekan beton. Pada pengujian kuat tekan Beton pada umur 3 hari sebesar 214,5 kg/cm2 (2,5%), 202,0 kg/cm2 (5%), 191,4 kg/cm2 (7,5%), 190,5 kg/cm2 (10%), umur 7 hari sebesar 267,4 kg/cm2 (2,5%), 254,9 kg/cm2 (5%), 247,2 kg/cm2 (7,5%), 236,6 kg/cm2 (10%) dan umur 28 hari sebesar 443,4 kg/cm2 (2,5%), 425,2 kg/cm2 (5%), 412,7 kg/cm2 (7,5%), 401,1 kg/cm2 untuk (10%). Hasil penelitian mengatakan bahwa dengan penggunaan Sika Fume 2,5% pada umur 28 hari dapat meningkatkan kuat tekan sebesar 443,4 kg/cm2.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anonim, pengertian beton. Tersedia : http://www.ilmusipil.com/pengertian-beton-

Anonim, memahami beton. Tersedia : http://www.ilmulabtekniksipil.id/2016/04/

Anonim, Teori beton. Tersedia : http://scribd.com/doc/39044587/Teori-Beton.

Anonim, sika fume. Tersedia : http://www.dinamikautama.com/2014/05sika-fume. http://sites.google.com/site/filependukung/- classroom-news/_draft_post-8.

Anonimus PBBI 1971-N.I.-2 : http://www.ilmusipil.com/pengertian-beton-adalah.

Anonim, ()., CIP 33 – High Strength Concrete, National Ready Mixed Concrete Association., Anton, dkk, (2000) Teknologi Beton, Universitas Admajaya Yogyakarta.

ACI Committe 234. 1995. Guide for Use of Silica Fume in Concrete. Vol 92, No. 4 ACI Materials Journal.

ASTM C 33/03. Standard Spesification For Concrete aggregates.

ASTM 04.02. 1994. Annual Book of ASTM Standards, Concrete and Aggregates. Philadelphia.

Ashari, Dedy. 2016. ”Pengaruh Penambahan Zat Additive (Big Lion) Terhadap Kuat Tekan Beton Menggunakan Material Batu Pecah Batauga”.Skripsi, tidak diterbitkan. Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Dayanu Iksanuddin, Baubau 2016.

Burge, A.T. 1998. Microsilica A New Technology. Sika Information

Fitria dan Asna, (2000), Tinjauan Pemakaian Superplasticizer Pada Beton Mutu Tinggi Terhadap Kuat Desak Dan Kadar Optimum, Skripsi, Jenjang S-1 FTSP UII, Yogyakarta.

Ginting Arusmalem, Pengaruh Rasio Agregat Semen Dan Faktor Air Semen Terhadap Kuat Tekan Dan Porositas Beton Porous. Skripsi, Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Janabadra, Yogyakarta 2015.

Kosmatka, Steven H., Kerkhoff, Beatrix, dan Panarese, Wiliam C., 2003., Design and Control of Concrete Mixture.,Portland Cement Association, Illionis.

Kusuma Dwi, Beton Non Pasir (Non Finis Concrete)http://www.dwikusuma.com

Luis Hanta dan Amelia Makmur. 2015. Studi Eksperimental Pengaruh Bentuk Agregat Terhadap Nilai Porositas Dalam Beton Berpori Pada Aplikasi Jalur Pejalan Kaki, Skripsi.

Mehtar, P. Kumar, dan Monteiro, Paulo J.M., 2006., Concrete – Microstructure, Properties and Materials, 3rd edition., McGraw-Hill, New York.

Mulyono, T., (2003), Teknologi Beton, Jurusan Teknik Sipil Universitas Gadjah Mada, Andi, Yogyakarta.

Murdock, JL., Brook. MK (1999), Bahan dan Praktek Beton, Jakarta : Erlangga

Richard, G, dkk. (1996). Effect of Superplasticizer Dosage On Mechanical Properties. Permeability and Freeze-Thaw Durabiloty of High Strength Concrete With and Without Silica Fume. ACI Material Jurnal. March-April.

Rico Resty Susanti dari http://www.scribd.com/doc/17561555/Agregat Pada Beton.

Ronald, L.B., Charles, F.P., dan Michael, E.W. 1976. Proportioning and Controling High Strength Concrete. Publication SP-46. American Concrete Institute. Detoit.

Ryan,W.G. 1992. Australian Concrete Technology. Longman Cheshire, Melbourne.

SNI 03-1974-1990. Tenteng Benda Uji Penelitian.

SNI 03-2847-1992 Atau SNI T-15-1991-03. Tentang Tata Cara Perhitungan Struktur Beton Untuk Bangunan Gedung.

SNI 03-6817-2002. Tentang Air Yang di Isyaratkan Dalam Pembuatan Beton.

SNI T-15-1990-03. Tentang Bahan Yang Di Isyaratkan Dalam Perencanaan Beton.

Sagel, R.,Kole, P.,& Gideon Kusuma (1994), Pedoman Pengerjaan Beton, Jakarta:Erlangga

Sandvik, M dan Gjorv, O.E. 1986. Effect of Condensed Silica Fume on Strength Development of Concrete. ACI SP 91-42. Proceedings Second International Conference. Madrid, Spain.

Subakti. (1995). “Teknologi Beton Dalam Praktek”. Jurnal Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan ITS, Surabaya.

Suhud, R. 1993. Beton Mutu Tinggi. Institute Teknologi Bandung

Surya, Sebayang. 2011. Tinjauan Sifat-Sifat Mekanik Beton Alir Mutu Tinggi Dengan Silika Fume Sebagai Bahan Tambahan. Jurnal.

Susilo, A.D. (2012), Efek Penggantian Sebagian Semen dengan Silica Fume terhadap Berat Jenis dan Kuat Tekan Beton Ringan, Jurnal, Eprints Uny.Ac.id diakses tahun 2012.

Tjaronge M. Wihardi, 2012 Teknologi Bahan Lanjutan, Semen Dan Beton Berongga Makassar, Penerbit CV. Telaga Zamzam.

Tjokrodimuljo, Kardiyono. 2007. Teknologi Beton. Yogyakarta: Biro Penerbit KMTS FT UGM.

Tri Mulyono, Teknologi Beton, Penerbit Andi.Yogyakarta. (2003).

Downloads

Published

2018-05-24