Analisis Struktur Portal 3D Menggunakan Program Autodesk Robot Structural Analysis Professional Serta SAP2000

Authors

  • Agus Firdiansyah Universitas Dayanu Ikhsanuddin
  • Irwandi Irwandi Universitas Dayanu Iksanuddin

DOI:

https://doi.org/10.55340/jmi.v6i2.598

Keywords:

Analisis Struktur, Autodesk Robot, SAP2000, Komparasi, Desain Tulangan

Abstract

Penelitian ini ditujukan pada pemakaian Autodesk Robot Structural Analysis Professional (Robot) untuk analisis dan desain tulangan beton struktur portal pada bangunan gedung. Analisis struktur Autodesk Robot Structural Analysis Professionsl diperbandingkan dengan SAP2000 sekaligus dengan hasil desain tulangan sesuai standar perencanaan SNI 03-2847-2002. Hasil analisis berupa momen lentur, gaya geser, dan gaya aksial antara Robot dan SAP2000 diperbandingkan. Analisis struktur pada Robot dan SAP2000 dimodelkan sebagai struktur 3 dimensi dengan meninjau balok dan kolom. Pada analisis Robot beban lantai diterapkan pada cladding sebagai bidang untuk beban area sedangkan pada SAP2000 beban lantai diterapkan langsung sebagai bidang pelat tanpa berat sendiri pelat. Pada tahap desain Robot dan SAP2000, parameter yang digunakan yaitu standar perencanaan ACI 318 yang telah diadopsi oleh SNI 03-2847-02. Komparasi hasil analisis antara kedua program terdapat perbedaan yang bervariatif untuk tiap elemen. Didapat kecenderungan hasil untuk gaya geser dan momen lentur yang lebih besar pada Robot untuk kolom maupun balok. Pada gaya aksial lebih besar pada SAP2000 untuk kolom sedangkan pada balok cenderung lebih besar pada Robot. Dari hasil analisis perbedaan dari ke empat kombinasi pembebanan berkisar antara 0,00% sampai 2,99% pada gaya aksial, 0,00% sampai 5,93% pada gaya geser dan 0,01% sampai 6,17% pada momen lentur. Perbedaan hasil tersebut dimungkinkan terjadi sebab distribusi pembebanan yang berbeda dari tiap program serta parameter yang ada pada tiap program. Hasil desain tulangan tidak terjadi perbedaan yang signifikan antara Robot dan SAP2000. Adapun Robot terdapat dua kemungkinan untuk menentukan desain tulangan yaitu dengan perhitungan luasan yang diperlukan dan luasan yang tersedia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anonimous. (2010). Autodesk Robot Structural Analysis Professional Brohure. Autodesk Inc., USA.

Anonimous. (2011). Autodesk Robot Structural Analysis Metric Getting Started Guide. Autodesk Inc., USA.

Departemen Pekerjaan Umum. (1983). Peraturan Pembebanan Indonesia untuk Bangunan Gedung (PPIUG 1983). Yayasan Lembaga Penyelidikan Masalah Bangunan, Bandung.

Departemen Pekerjaan Umum. (2002).Tata Cara Perhitungan Struktur Beton untuk Bangunan Gedung (SNI 03-2847-2002). Yayasan Lembaga Penyelidikan Masalah Bangunan, Bandung.

Departemen Pekerjaan Umum. (2012). Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung (SNI 1726:2012). Yayasan Lembaga Penyelidikan Masalah Bangunan, Bandung.

Dewobrobo, Wiryanto. (2007). Komputer Rekayasa Struktur dengan SAP2000. PT. Elex Media Komputindo, Jakarta.

https://knowledge.autodesk.com/support/robot-structural-analysis-products/learn explore/caas/CloudHelp/cloudhelp/2015/ENU/Robot/files/GUID-E6C19973-6864-4E67-9659-6F43579E2DB8-htm.html

Kamarwan, Sidharta S. (1984). Statika Bagian Dari Mekanika Teknik. Universitas Indonesia, Jakarta.

Pramono, Handi. (2007). 12 Tutorial dan Latihan Desain Konstruksi dengan SAP2000. Andi, Yogyakarta.

Wahyudi. (2015). Analisis Struktur Portal Statis Tak Tentu dengan SAP2000. Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Palangkaraya, Palangkaraya.

Wigroho, Hatyanto Yoso. (2001). Analisis dan Perancangan Struktur Frame Menggunakan SAP2000. Andi, Yogyakarta.

Zacoeb, Achfas. (2014). Konsep Dasar Analisis Struktur. Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya, Malang.

Downloads

Published

2017-10-24