Perilaku dan Karakteristik Penjamah Makanan Terhadap Higiene Sanitasi Makanan Pada Rumah Makan

  • Herdianti Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibnu Sina
  • Wiwin Trioktoriana
  • Noviyanti

Abstract

Penjamah makanan merupakan vektor yang dapat mencemari pangan  baik dari cemaran fisik, kimia dan biologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan karakteristik dan perilaku penjamah makanan dengan higiene sanitasi makanan pada rumah makan di wilayah kerja puskesmas Kampung Bugis kota Tanjungpinang tahun 2019.Metode penelitian yang digunakan kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 31 orang, dan sampel sebanyak 31 orang di 31 rumah makan yang diambil secara total sampling. Hubungan antar variabel menggunakan uji statistik chi square.Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik (64.5%), pengetahuan (61.3%), sikap (77.4%), tindakan (61.3%) dan higiene sanitasi makanan (83.9%) adalah kurang baik. Hasil uji hubungan menunjukkan bahwa ada hubungan antara perilakudankarakteristik dengan higiene sanitasi makanan (p<0.05). Kesimpulan pada penelitian ini adalah karakteristik dan perilaku penjamah makanan merupakan faktor yang dapat mempengaruhi higiene sanitasi makanan pada rumah makan. Saran untuk dinas terkait dapat meningkatkan pengawasan dan memberikan pembinaan mengenai higiene dan sanitasi makanan secara berkala kepada pemilik/penjamah rumah makan.

Keywords: Karakteristik, Perilaku, Higiene Sanitasi Makanan

References

Avrilinda, S. M. (2016). Pengaruh Pengetahuan dan Sikap Terhadap Perilaku Higiene Penjamah Makanan di kantin SMA Muhammadiyah 2 Surabaya, Jurnal Boga, 5 (2) : 1-7.

Azwar, A. (2005). Sikap Manusia : Teori dan Pengukurannya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Deasy, M. (2013). Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Praktik Hygiene Sanitasi Penjamah Makanan di Kecamatan Kadugede Kabupaten Kuningan tahun 2013. Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Kuningan, 4 (2) : 52-57.

Dwi, K. (2016). Pengaruh Pengetahuan dan Sikap Terhadap Perilaku Higiene Penjamah Makanan di Kantin SMA Muhammadiyah 2 Surabaya. e-journal Boga, 5(2): 1–7.

Fatmawati, dkk. (2013). Perilaku Higiene Pengolah Makanan Berdasarkan Pengetahuan Tentang Higiene Mengolah Makanan dalam Penyelenggaraan Makanan di Pusat Pendidikan Dan Latihan Olahraga Pelajar Jawa Tengah. Jurnal Gizi Universitas Muhammadiyah Semarang, 2(2): 30-38 .

Kemenkes RI. (2017). Profil Kesehatan Indonesia 2017.

Mulyani, R. (2017). Pengetahuan, Sikap Dan Perilaku Higiene Pengolah Makanan. Jurnal Keperawatan, 10(1): 6–12.

Notoatmodjo, S. (2010a). Ilmu perilakukesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Notoatmodjo, S. (2010b) Promosi Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Notoatmodjo, S. (2010c). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Prasetya, E. (2012). Hygiene Dan Fasilitas Sanitasi Rumah Makan di Wilayah Kota Gorontalo. Skripsi. Gorontalo : Universitas Negeri Gorontalo.

Rahmayani. (2018). Hubungan Pengetahuan, Sikap dan Tindakan Higiene Sanitasi Pedagang Makanan Jajanan Di Pinggir Jalan. Aceh Nutrition Journal, 3 (2) : 172-178.

Sari, N. (2016). Efektivitas Persyaratan Hygiene Sanitasi Terhadap Usaha Rumah Makan Dan Restoran Berdasarkan Kepmenkes Ri Nomor 1098/ Menkes/ SK/ VII/ 2003. Jurnal Magister Hukum Udayana, 5 (3) : 420-434.

Setiyobroto, dkk. (2017). Hubungan Karakteristik Individu dengan Perilaku Higiene Sanitasi Penjamah Makanan Terhadap Mutu Makanan di Puskesmas Rawat Inap Kabupaten Kulon Progo. Skripsi. Yogyakarta: Poltekes Kementerian Kesehatan.

Sinolungan., H. (2013). Hubungan Antara Perilaku Penjamah Makanan dengan Angka Kuman Pada Peralatan Makan di Warung Makan Kawasan Pantai Malalayang Kota Manado. Skripsi. Manado : Universitas Sam Ratulangi.

Tanaiyo, S. N. K. dkk. (2018). Tingkat Pengetahuan dan Sikap Higiene dengan Perilaku Higiene Perorangan pada Penjamah Makanan di Instalasi Gizi RSJ. Prof. Dr. Soerojo Magelang. Journal of Islamic Nutrition, 1(1) : 18-25.

Published
2019-12-09