https://www.ejournal.lppmunidayan.ac.id/index.php/ekonomi/issue/feed Jurnal Akademik Pendidikan Ekonomi 2021-03-21T19:45:10+08:00 Admin LPPM lppm.und@gmail.com Open Journal Systems https://www.ejournal.lppmunidayan.ac.id/index.php/ekonomi/article/view/322 Analisis Rasio Keuangan Pada Koperasi Unit Desa (KUD) Ampera Wameo Kecamatan Batu Poaro Kota Baubau 2021-03-21T17:40:53+08:00 Harubali Harubali harubali@unidayan.ac.id La Sariade Lasariade@unidayan.ac.id <p>Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah seberapa besar rasio keuangan pada tingkat likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas di Koperasi Unit Desa (KUD) Ampera Wameo Kecamatan Batu Poaro Kota Baubau pada tahun2017–2018. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat rasio keuangan pada faktor likuiditas, solvabilitas dan rentabilitas KUD Ampera Wameo Kecamatan Batu Poaro Kota Baubau periode 2017–2018.Jenis penelitian yang digunakan adalah survey dengan pendekatan analisis deskriptif kuantitatif. Penggunaan metode ini didasarkan pada pendapat para ahli yang menyatakan bahwa deskriptif kuantitatif dapat digunakan untuk menjelaskan analisis rasio keuangan Koperasi Unit Desa (KUD) Ampera Wameo Kecamatan Batu Poaro Kota Baubau. Adapun sumber data dalam penelitian ini berupa data primer yaitu data berupa neraca, perhitungan SHU, perubahan modal dan arus kas pada Koperasi Unit Desa (KUD) Ampera Wameo Kecamatan Batu Poaro Kota Baubau. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa rasio keuangan tingkat likuiditas pada rasio lancar tahun 2017 sebesar 191,6% dan tahun 2018 sebesar 207,3%, rasio keuangan pada tingkat solvabilitas pada rasio total hutang atas total aktiva tahun 2017 sebesar 38% dan tahun 2018 sebesar 36%, rasio keuangan tingkat rentabilitas pada modal sendiri tahun 2017 sebesar 2,97% dan tahun 2018 sebesar 3,05%.</p> 2020-05-01T00:00:00+08:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Akademik Pendidikan Ekonomi https://www.ejournal.lppmunidayan.ac.id/index.php/ekonomi/article/view/323 Penerapan Pembelajaran Metode Tanya Jawab dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPS Kelas VII.9 di SMP Negeri 4 Baubau 2021-03-21T18:06:43+08:00 Murniati Murniati murniati@unidayan.ac.id Risdianto Risdianto antonbones40@gmail.com <p>Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana penerapan metode bertanya dan menjawab dalam meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas VII.9 di SMPNegeri 4 Baubau. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Penerapan metode bertanya dan menjawab dalam meningkatkan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran IPS di kelas VII.9 SMP Negeri 4.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Objek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII.9 yang berjumlah 30 Siswa. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini adalah lembar observasi dan tes hasil belajar.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I persentase pelaksanaan mencapai 52,38% dan pada siklus II mencapai 72,02%. Pembelajaran metode bertanya dan menjawab dapat meningkatkan prestasi belajar siswa dimana nilai rata-rata pada pretest adalah 66,5 dengan persentase 53 %, hasil evaluasi siklus I 70,16 dengan persentase 80%, dan hasil evaluasi siklus 2 77 dengan persentase 8%. Aktivitas guru dalam melaksanakan metode bertanya dan menjawab berhasil, terlihat dari hasil observasi yaitu pada siklus 1 prosentase pelaksanaan mencapai 62,5% dan pada siklus 2 mencapai 82,5%. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan metode bertanya dan menjawab dapat meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar siswa kelas VII.9 SMP Negeri 4 Baubau.</p> 2020-05-01T00:00:00+08:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Akademik Pendidikan Ekonomi https://www.ejournal.lppmunidayan.ac.id/index.php/ekonomi/article/view/324 Pengaruh Bauran Pemasaran terhadap Keberhasilan Usaha Menengah OK Bento Kelurahan Lanto Kecamatan Batupoaro Kota Baubau 2021-03-21T18:17:34+08:00 La Ode Asman laodeasman@unidayan.ac.id Wa Ode Sulmaniasi sulmaniasiwaode@gmail.com <p>Tujuan penelitian ini untuk Mengetahui pengaruh bauran pemasaran terhadap keberhasilan usaha menengah OK Bento. Penelitian ini menggunakan penelitian Deskriptif Kuantitatif dengan menggunakan survey. Usaha menengah OK Bento berada di Jalan Murhum, Lanto, Batupoaro, Kota Baubau yang berjumlah 92 responden. Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan cara observasi, angket, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil olah penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa pengaruh produk terhadap keberhasilan usaha menengah OK Bento responden yang menjawab dengan presentase terbesar dengan menjawab setuju 43,48%. Hasil uji F didapatkan nilai sebesar 4,521. Pengaruh harga terhadap keberhasilan usaha menengah OK Bento responden yang menjawab dengan presentase terbesar dengan menjawab setuju 45,66%. Hasil uji F didapatkan nilai 4,198. Pengaruh lokasi terhadap keberhasilan usaha menengah OK Bento responden yang menjawab dengan presentase terbesar dengan menjawab cukup 39,13%. Hasil uji F didapatkan nilai sebesar 4,593. Pengaruh promosi terhadap keberhasilan usaha menengah OK Bento responden yang menjawab dengan presentase terbesar dengan menjawab setuju 45,65%. Hasil uji F didapatkan sebesar 4,299. Pengaruh strategi bisnis terhadap keberhasilan usaha menengah OK Bento responden yang menjawab dengan presentase terbesar dengan menjawab cukup 40,63%. Hasil uji F didapatkan nilai F hitung sebesar 5,339, nilai Adjusted R2 adalah sebesar 0,444.</p> 2020-05-01T00:00:00+08:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Akademik Pendidikan Ekonomi https://www.ejournal.lppmunidayan.ac.id/index.php/ekonomi/article/view/325 Penggunaan Metode Pembelajaran Kooperatif Tipe (STAD) Untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran Ekonomi Siswa Kelas X.2 SMA Negeri 2 Lapandewa 2021-03-21T18:48:02+08:00 Yanto Badje yantobadje@unidayan.ac.id <p>Rumusan masalah dari peneitian ini yaitu :1)Apakah Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division (STAD) dapat Meningkatkan Aktivitas Belajar siswa kelas X.2 SMAN 2 Lapandewa?, 2) Apakah Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division (STAD) dapat Meningkatkan Hasil Belajar kelas X SMAN 2 Lapandewa.Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah siswa kelas X.2 dengan jumlah 25 orang siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah tes dan lembar observasi.Hasil penelitian ini menunjukkan 1) penggunaan model pembelajaran tipe STAD dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas X.2 SMA Negeri 2 Lapandewa, persentase keterlaksanaan akhir siklus I sebesar 67% meningkat menjadi 78% akhir siklus II. 2) Penggunaan metode pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas X.2 SMA Negeri 2 Lapandewa, sesuai hasil tes evaluasi siklus I dengan ketuntasan klasikal sebesar 52% meningkat menjadi sebesar 92% pada akhir siklus II.</p> 2020-05-01T00:00:00+08:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Akademik Pendidikan Ekonomi https://www.ejournal.lppmunidayan.ac.id/index.php/ekonomi/article/view/326 Analisa Faktor- Faktor Kesusahan Belajar Mata Pelajaran Ekonomi pada Murid Kelas X SMA Negeri 1 Batu Atas Kabupaten Buton Selatan 2021-03-21T19:08:49+08:00 Jamal Adri jamaladri@unidayan.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) faktor internal yang menyebabkan kesulitan belajar dalam mengikuti mata pelajaran ekonomiSiswa Kelas XSMA Negeri 1 Batu Atas meliputi sikap dalam belajar, motivasi, minat dan kesehatan; (2) faktor eksternal yang menyebabkan kesulitan belajar dalam mengikuti mata pelajaran ekonomiSiswa Kelas XSMA Negeri 1 Batu Atas meliputi lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 20 siswa. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini seluruh populasi. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dengan skala guttman. Teknik analisis data yang digunakan yaitu deskriptif dengan persentase.Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Faktor penyebab kesulitan belajar ekonomisiswa Kelas X di SMA Negeri 1 Batu Atas Kabupaten Buton Selatan ini di 38,68 persen disebabkan oleh faktor internal dan 61,32 persen disebabkan oleh faktor eksternal.(2) Kesulitan belajar ekonomidari faktor internal disebabkan oleh kesehatan 38 persen, sikap dalam belajar 16 persen, motivasi 15 persen dan minat 31 persen;(3) Kesulitan belajar ekonomidari faktor eksternal disebabkan oleh Masyarakat 38 persen, sikap dalam belajar 16 persen, motivasi 15 persen dan minat 31 persen.</p> 2020-05-01T00:00:00+08:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Akademik Pendidikan Ekonomi https://www.ejournal.lppmunidayan.ac.id/index.php/ekonomi/article/view/327 Pengaruh Promosi terhadap Minat Mahasiswa Memilih Program Studi Pendidikan Ekonomi FKIP Universitas Dayanu Ikhsanuddin 2021-03-21T19:15:00+08:00 Sardiana Sardiana sardiana@unidayan.ac.id Fitriani Fitriani fitrianibaubau14@gmail.com <p>Tujuan penelitian ini untuk mengetahui seberapapengaruh promosi terhadap minat mahasiswa memilih program studi pendidikan ekonomi FKIP universitas Dayanu Ikhsanuddin.Jenis penelitian yang digunakan adalah survey dengan pendekatan analisis deskriptif kuantitatif. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari dua variabel yaitu variabel bebas promosi (X) dan variabel terikat minat mahasiswa (Y). Penelitian ini akan dilaksanakan di Program Studi Pendidikan Ekonomi FKIP Universitas Dayanu Ikhsanuddin Baubau. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini analisis regresi linear sederhana. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa:Persamaan yang diperoleh Y=37,015+0,098X. Hal ini menunjukkan bahwa tanpa adanya promosi, sudah ada nilai yang diperoleh dari minat mahasiswa memilih program studi pendidikan ekonomi FKIP Unidayan sebesar 37,015. Sedangkan nilai b= 0,098, artinya setiap kenaikan 1 satuan nilai variabel promosi akan diikuti oleh kenaikan variabel minat mahasiswa memilih Program Studi Pendidikan Ekonomi FKIP Unidayan sebesar 0,098. Karena nilai thitung (0,782) &lt; nilai t<sub>tabe</sub><sub>l</sub> maka hal ini menunjukkan Promosi belum berpengaruh positif terhadap minat mahasiswa.Korelasi antara promosi dengan minat mahasiswa memilih Program Studi Pendidikan Ekonomi FKIP sebesar 0,177. Jumlah ini berada di antara nilai 0,00-0,29 yang berarti korelasi antara kedua variabel termasuk dalam kategori sangat lemah.Koefisien determinan = 0,031 Hal ini berarti variasi promosi dapat dijelaskan oleh variasi minat mahasiswa masuk di Program Studi Pend. Ekonomi sebesar 3,1% dan sisanya 96,9% ditentukan oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.</p> 2020-05-01T00:00:00+08:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Akademik Pendidikan Ekonomi https://www.ejournal.lppmunidayan.ac.id/index.php/ekonomi/article/view/328 Pengaruh Penggunaan Media Sosial Terhadap Interaksi Sosial Pada Siswa SMA Negeri 2 Baubau 2021-03-21T19:25:20+08:00 Hamsinah Tahir hamsinahtahir@unidayan.ac.id Nurmala Detek nurmaladetek2408@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) faktor internal yang menyebabkan kesukaran belajar dalam mengikuti mata pelajaran IPS Siswa Kelas VII SMP Tanawali meliputi sikap dalam belajar, motivasi, minat dan kesehatan; (2) faktor eksternal yang menyebabkan kesukaran belajar dalam mengikuti mata pelajaran IPS Siswa Kelas VII SMP Tanawali meliputi lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 20 siswa. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini seluruh populasi. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dengan skala guttman. Teknik analisis data yang digunakan yaitu deskriptif dengan persentase.Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Faktor penyebab kesukaran belajar IPS siswa kelas VII di SMP Tanawali Kabupaten Wakatobi ini di 38,68 persen disebabkan oleh faktor internal dan 61,32 persen disebabkan oleh faktor eksternal.(2) Kesukaran belajar IPS dari faktor internal disebabkan oleh kesehatan 38 persen, sikap dalam belajar 16 persen, motivasi 15 persen dan minat 31 persen;(3) Kesukaran belajar IPS dari faktor eksternal disebabkan oleh Masyarakat 38 persen, sikap dalam belajar 16 persen, motivasi 15 persen dan minat 31 persen.</p> 2020-05-01T00:00:00+08:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Akademik Pendidikan Ekonomi https://www.ejournal.lppmunidayan.ac.id/index.php/ekonomi/article/view/329 Strategi Pengembangan Usaha Gula Aren (Arenga Pinnata Merr) di Desa Lengora Selatan Kecamatan Kabaena Tengah Kabupaten Bombana 2021-03-21T19:31:46+08:00 Laode Ramlan laoderamlan@unidayan.ac.id Windi Putri Susilo windyputrisusilo098@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi pengembangan usaha gula aren (arenga pinnata merr) di Desa Lengora Selatan Kecamatan Kabaena Tengah Kabupaten Bombana. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan analisis SWOT. teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi lapangan dan studi dokumen. Sumber data dalam penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder. Hasil penelitian diperoleh analisis faktor strategi internal yang menjadi kekuatan yaitu status usaha milik sendiri, produsen berpengalaman, bahan baku mudah diperoleh, harga gula aren mengalami peningkatan dan memiliki pasar dan langganan pengepul yang jelas. Sedangkan kelemahan yaitu kurangnya tenaga kerja, kemasan produk yang masih sederhana, kurangnya promosi, jumlah produksi tidak menentu dan belum ada perizinan usaha.&nbsp; Faktor strategi eksternal yang menjadi peluang yaitu bantuan peralatan, kredit usaha menengah yang diberikan kemudahan, produk unggulan dan ciri khas daerah, pasaran gula aren sangat luas dan pemanfaatan teknologi pemasaran dan penjualan. Sedangkan ancaman yaitu harga produk ditentukan oleh pasar atau pengepul, adanya pesaing, cuaca tidak menentu, suatu saat tanaman aren akan habis dan belum ada pelatihan budidaya tanaman aren. Dari analisis faktor internal dan eksternal didapatkan posisi strategi berada pada kuadran I yaitu strategi agresif. Strategi yang dapat diterapkan berdasarkan strategi agresif yaitu strategi S – O.</p> 2020-05-01T00:00:00+08:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Akademik Pendidikan Ekonomi https://www.ejournal.lppmunidayan.ac.id/index.php/ekonomi/article/view/330 Penerapan Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) Untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar dan Hasil Belajar Ekonomi Siswa Kelas XI Madrasah Aliyah Negeri 1 Baubau 2021-03-21T19:39:14+08:00 Wa Ode Eli waodeeli@unidayan.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Penerapan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam meningkatkan hasil belajar Ekonomi pada siswa Kelas XI Madrasah Aliyah Negeri 1 Baubau, (2) Hasil belajar Ekonomi siswa Kelas XI Madrasah Aliyah Negeri 1 Baubau setelah penerapan model pembelajaran <em>Contextual Teaching and Learning</em> (CTL).Subjek pada penelitian ini adalah (1) Siswa Kelas XI Madrasah Aliyah Negeri 1 Baubau, yang terdiri dari 21 siswa yang diteliti aktivitas dan prestasi belajarnya melalui penerapan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL), dan (2) Guru mata pelajaran Ekonomi di Madrasah Aliyah Negeri Baubau, yang diteliti adalah cara guru dalam melaksanakan model pembelajaran <em>Contextual Teaching and Learning</em> (CTL). Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (classroom action research) yang terdiri atas dua siklus. Siklus pertama terdiri atas dua tatap muka dan siklus kedua terdiri atas satu tatap muka. Setiap siklus terdiri atas empat tahap yaitu perencanaan, melaksanakan tindakan, pengamatan dan refleksi. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar dan&nbsp; observasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes dan lembar observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Dalam penelitian ini peneliti berperan sebagai pengamat yang berkolaborasi dengan guru Ekonomi, untuk bersama-sama melakukan penelitian.Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Penerapan model pembelajaran Contextual Teaching Learning berdasar-kan indikator langkah-langkah pembelajaran dalam penerapannya mencapai 95%. Dengan perbandingan pada siklus I sebesar 86%, sedangkan pada siklus II mencapai 95%. Berdasarkan indikator kinerja dalam penelitian ini sudah memenuhi keterlaksanaan. (2) Dengan menerapkan model pembelajaran Contextual Teaching Learning aktivitas siswa terlaksana, yakni pada siklus 1 mencapai 76%, sedangkan pada siklus II mencapai 92%. (3) Hasil belajar siswa yang diperoleh setelah siklus I yang memenuhi standar KKM hanya 67%, pada siklus II mencapai KKM sebesar 83% atau mengalami kenaikan sebesar 16%.</p> 2020-05-01T00:00:00+08:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Akademik Pendidikan Ekonomi https://www.ejournal.lppmunidayan.ac.id/index.php/ekonomi/article/view/331 Analisis Pendapatan Penjual Asoangan di Pelabuhan Murhum Kota Baubau 2021-03-21T19:45:10+08:00 Muhammad Hakim Pribadi muhammadhakimpribadimhp@gmail.com <p>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pendapatan&nbsp; Penjual Asongan di Pelabuhan Murhum Kota Baubau. Jenis penelitian metode survey dengan menggunakan pendekatan analisis deskriptif kuatitatif. populasi dalam penelitian ini berjumlah 93 orang penjual Asongan di Pelabuhan Murhum. Sedangkan sampel di tetapkan dengan teknik total sampling dengan menetapkan semua penjual asongan diPelabuhan Murhum sehingga sampel berjumlah 93 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Kesimpulan Penelitian ini adalah pendapatan Penjual Asongan diPelabuhan Murhum Kota Baubau dalam kurun waktu satu tahun&nbsp; dipengaruhi oleh Jumlah Kapal Pelni sandar diPelabuhan Murhum sehinngga dapat dilihat bahwa pendapatan yang terbesar dari seluruh pedagang penjual Asongan di atas Kapal Pelni Pelabuhan Murhum Kota Baubau dapat dilihat pada penjual Pop Mie, Rokok dan penjual asesoris dengan rata-rata pendapatan setiap kapal sandar Rp. 300.000,- pendapatan perbulan minimum sebesar Rp. 9.000.000,- dan pendapatan maksimum Rp. 11.400.00 pendapatan tertinggi kedua berikutnya adalah Penjual Makanan dengan pendapatan tertinggi perkapal sandar Rp. 200.000,- disusul oleh penjual campuran dengan jumlah penjual terbanyak dengan jumlah 31 orang rata-rata penghasilan perkapal tertinggi adalah Rp. 150.000,- dalam paling rendah adalah penjual jambu mete dengan rata-rata pendapatan tertinggi adalah Rp. 100.000 perkapal setiap sandar dengan jumlah penjual jambu mete sebanyak 6 orang penjual asongan ini jumlah paling kurang diminati oleh penjual untuk berjualan sebab selain harus mempunyai modal besar harga yang dipasarkan juga sangat besar dan kebanyakan penumpang kapal pelni rata-rata perantau atau mahasiswa.</p> 2020-05-01T00:00:00+08:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Akademik Pendidikan Ekonomi